Universitas Islam Malang (Unisma) ikut ambil bagian dalam menjawab dan mengurai berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia. Dikemas dalam program melibatkan seluruh fakultas, berbagai kegiatan bakal digelar hingga beberapa hari ke depan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari event bertajuk ”Unisma Kampus Unggul-Jelajah Akademik Merespon Persoalan Indonesia (UNISMAKU-JAMPI)”.

Untuk agenda hari ini, (13/8) tema yang diangkat adalah masalah kesehatan. “Ini berbagai isu-isu faktual dan strategis, lalu kita coba carikan pemecahannya. Untuk hari ini bicara soal kesehatan,” terang Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi. Dalam kesempatan tersebut, dikupas tema tentang menjaga imun dengan berbagai cara. “Saat ini yang sangat penting adalah patuh protokol kesehatan, mengikuti vaksin dan meminum obat-obatan herbal yang ada di Indonesia,” sebut dia.

Baginya, semua cara itu, termasuk meminum obat-obatan herbal ialah salah satu cara penguatan di tataran masyarakat di masa pandemi. “Kami di sini mengedukasi bagaimana masyarakat bisa mengambil peran yang sama (untuk penguatan). Jadi bukan peran pemerintah saja, untuk masalah kesehatan ini,” kata Maskuri.

Hal lain yang disoroti ialah soal vaksin yang hingga kini masih ada saja warga yang resisten atau menolak divaksin. “Persepsi terkait vaksin ini dominan positif ketimbang negatif, tapi masyarakat memang masih ada yang resisten terhadap itu. Oleh karenanya, kami juga mengajak yang belum divaksin untuk mau divaksin,” ujar pejabat kelahiran Tuban tersebut.

Berkaitan dengan produk herbal, Dekan FMIPA Unisma Dr Dra Ari Hayati MP mengatakan ada banyak tumbuhan yang bermanfaat sebagai obat. “Hasil penelitian kami menunjukkan ada 100 tanaman yang bermanfaat seperti Tin, Zaitun, Bidara dan lain sebagainya. Tumbuhan itu bisa digunakan untuk obat bisa dideteksi dengan metabolisme sekundernya, jadi secara phyto-kimia kita analisis seperti melalui deteksi mikroskopis jaringan tumbuhan lalu divalidasi karena ada zat obatnya,” beber dia.

Ratusan tanaman itu juga tumbuh di Malang Raya. “Iya ada, kami sendiri menggali dari masyarakat tentang tumbuhan apa yang digunakan secara turun temurun lalu kami teliti bersama FK untuk meneliti secara klinis,” ujarnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

sumber : https://radarmalang.jawapos.com/pendidikan/13/08/2021/urai-problem-bangsa-unisma-gelar-program-unismaku-jampi/

Hotline Saran & Keluhan !