MALANG – Duta Besar Republik Indonesia (Dubes) untuk Afghanistan Arief Rachman menyampaikan bahwa Universitas Islam Malang (Unisma) seperti pedang yang mempunyai power untuk mensyiarkan perdamaian dunia.

Hal itu mengemuka dalam forum penandatanganan kerjasama antara Universitas Islam Malang dengan Dubes RI untuk Afghanistan serta lembaga terkait yang digelar secara hybrid di Unisma dan daring, Jumat (30/4/2021).

“Di sinilah tempat yang pernah saya baca. Unisma adalah kampus yang memanfaatkan pedang dengan baik. Tentunya ke arah yang positif yakni menciptakan perdamaian dunia,” tuturnya.

Ia memberi motivasi kepada mahasiswa baik Unisma maupun Afghanistan untuk tetap semangat belajar dan berjuang. Perjuangan itu tidak hanya di masa muda tapi sampai usia tua.

Dirinya pun memberi apresiasi kepada Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi beserta jajarannya karena telah memberikan beasiswa dan fasilitas belajar bagi mahasiswa asal Afghanistan.

Maskuri sendiri membenarkan. Pihaknya tahun ini memberi beasiswa kepada dua mahasiswa asal Afghanistan untuk kuliah di Unisma. Ke depan, kata Maskuri, Unisma juga membuka pertukaran pelajar dan pertukaran dosen.

“Tahun ini ada dua orang. InsyaAllah nanti kita akan lihat perkembangan. Nanti kita akan kasih lagi. NU di Afghanistan sudah terbentuk. Ini sudah menjawab tagline Unisma yakni dari NU, untuk Indonesia dan Peradaban Dunia,” bebernya.

Selain itu kerjasama yang dihadiri Dubes RI untuk Afghanistan juga menyepakati poin kerjasama join research, penulisan buku, penulisan jurnal, credit transfer dan pertukaran mahasiswa hingga dosen Unisma ke Afghanistan.

Hotline Saran & Keluhan !