Di Jawa Timur, nama Universitas Islam Malang (Unisma) kian harum. Sebab, salah satu mahasiswa, yakni Al Habib Ramadhani Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Agama Islam (FAI) Unisma meraih Juara 1 Duta Anti Narkoba Granat Jawa Timur.

Ajang Pemilihan Duta Anti Narkoba ini digelar oleh DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika Jawa Timur yang sudah vakum semenjak tahun 2020. Hal ini karena Pandemi Covid-19 yang melanda berkepanjangan.  

“War on Drugs” menjadi tema utama dalam pemilihan Duta Anti Narkoba Jawa Timur 2022 terus digalakkan demi mendukung P4GN (Pemberantasan Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di jawa timur. Adanya Duta Anti Narkoba sebagai Role Model pemuda agar lebih faham dan mengerti pentingnya bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Mahasiswa yang juga Wakil Ketua UKM KPM ini mengikuti pemilihan sejak beberapa bulan lalu. Bahkan proses pemilihan telah berjalan sejak bulan Juli. Dalam prosesnya, tentu terdapat beberapa mekanisme yang harus dilewati oleh beberapa peserta. 

Seperti berbagai macam seleksi, kegiatan pra acara maupun kegiatan pasca pemilihan. Dalam ajang tersebut juga banyak menarik antusias kalangan muda. Sehingga, peserta yang mendaftar pun mencapai ratusan dari seluruh Jawa Timur. 

Pada seleksi tahap I, peserta mengerjakan 50 soal pertanyaan dan FGD secara online, kemudian terpilihlah 16 pasang Semifinalis yang mengikuti seleksi tahap II di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. 

Di sana, dilaksanakan Forum Group Discussion untuk menyusun Project kegiatan, interview  yang dihadapkan dengan 5 meja juri (Leadership, Komitmen Organisasi, Time Management, English Conversation, dan Personality), kemudian  Presentasi individu bertemakan War on Drugs. 

Kemudian. 16 semi finalis itu kemudian diseleksi lagi menjadi 8 pasang Finalis Duta Anti Narkoba Jatim 2022. Mereka kemudian mengikuti serangkaian Karantina di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya selama 2 hari. Mereka membuat Mini Project yang dipresentasikan dan mengikuti Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Jawa Timur 2022 pada tanggal 28 Oktober 2022 di Grand City Mall Surabaya.

Terpilihnya Habib dari Unisma Malang dan Kenia dari Unesa Surabaya, membuat Arie Soeripan selaku Ketua DPD Granat Jawa Timur mempunyai harapan agar Duta dapat memberikan kontribusi yang nyata kepada seluruh elemen masyarakat di jawa timur. 

Al Habib Ramadhani Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Agama Islam (FAI) Unisma

Hal serupa disampaikan oleh anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafi’i. Pihaknya menyampaikan, bahwa peran duta ini sangatlah penting dalam upaya pencegahan. “peranan daripada Duta Anti Narkoba sangat pnting, sebab mereka berasal dari kalangan milenial yang diharapkan memmberikan kesinambungan usia, maka nantinya bisa memberikan sosialisasi yang lebih mengena kepada generasi muda,” paparnya.

Sementara itu, Al Habib, selaku Pemenang Duta Anti Narkoba Jawa Timur 2022, berharap agar seluruh pemuda bisa lebih mengembangkan potensi yang dimiliki, khususnya mahasiswa Unisma. 

Pihaknya juga berharap, agar Unisma terus mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. Mahasiswa PGMI FAI ini pun berharap dengan gelarnya saat ini bisa mengantarkannya ke gerbang kesuksesan yang lebih tinggi lagi.

“Semoga Unisma lebih baik dan maju lagi. Teman-teman mahasiswa juga lebih lagi dalam mengembangkan potensinya,” pungkasnya.

sumber : https://www.malangtimes.com

Hotline Saran & Keluhan !