Donasi Mahasiswa Peternakan Unisma Sebagai Empati Terhadap Wabah Covid-19 di Desa Wringinanom Poncokusumo

Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang tidak tinggal diam menghadapi wabah Covid-19 di Malang ini. Rasa kepedulian dan empati teruji pada situasi pandemi ini. Oleh karena itu, mereka berinisiatif untuk melakukan pengabdian berupa Donasi seperangkat alat penyemprot Desinfektan kepada Karang Taruna Desa Wringinanom Poncokusumo Malang. (6/4/2020)

Seperti diketahui bahwa Malang sudah masuk zona merah Covid-19 dan sekarang Pemerintah Kota Malang tengah menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk pengajuan permohonan Status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB diharapkan dapat menjadikan solusi terbaik untuk mencegah penyebarluasan Virus Covid-19. Selain itu upaya melakukan penyemprotan terhadap lingkungan sekitar juga tengah digiatkan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Hal inilah yang menimbulkan Ide untuk berempati dengan melakukan Donasi ke Desa Wringinanom. Melalui Ketua Tim Mahasiswa pengabdi Muhamad Ulin Nuha donasi tersebut diberikan. “Kami sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan Unisma tergerak melakukan penggalangan dana untuk membantu warga di Desa Wringinanom. Kepekaan sosial kami ditantang dalam keadaan seperti ini walaupun kami sendiri sebagai mahasiswa juga mengalami kesulitan yang sama” demikian kata Ulin.

Ucapan terimakasih disampaikan pula oleh Ketua Karang Taruna TRISULA Hari Hartono. “Universitas Islam Malang dan Fakultas Peternakan sangat membantu kepada masyarakat di sini. Jadi sepertinya kami ini mempunyai ikatan batin dengan Unisma. Unisma sudah menyatu dengan langkah-langkah pemberdayaan masyarakat di Desa Wringinanom“ demikian Hari menyampaikan. Lebih jauh lagi disampaikan bahwa alat bantuan penyemprotan desinfektan sangat membantu program desa dalam mencegah penyebaran virus korona. Penyemprotan ini dilakukan seminggu sekali secara bergiliran di tiga dusun yang berbeda.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan drh. Nurul Humaidah, M. Kes yang akrab dipanggil Ida menyampaikan bahwa Desa Wringinanom adalah Desa binaan Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang sejak tahun 2017. Banyak program pengabdian baik Mahasiswa maupun Dosen dilakukan di sana. Salah satu pengabdian yang dilakukan mahasiswa pada tahun 2017 melalui Program Hibah Bina Desa (PHBD). Program pemberdayaan masyarakat ini menyasar pada karang taruna dengan pembentukan Wisata “Tubing Pelangi”. Program ini mendapat penghargaan dari Pemerintah/Belmawa Ristekdikti sebagai Pelaksana PHBD terbaik tingkat Nasional. Pada tahun 2019/2020 mahasiswa Fakultas Peternakan Unisma juga melakukan Program pengabdian Rumah Kreativ Mahasiswa (RKM). Sasaran pemberdayaan adalah petani milenial di Desa Wringinanom. Tema RKM adalah Rumah kreativ dan wirausaha berbasis integrated farming serta Pusat Pengembangan pakan organik.

RKM adalah murni program dari Universitas yang bertujuan supaya mahasiswa mempunyai kecerdasan sosial dengan mendirikan Rumah tempat mahasiswa mengasah softskill. Selain itu RKM diharapkan juga menjadi sarana fakultas dalam melakukan kegiatan akademik baik ko kulikuler maupun intra kulikuler. “Diharapkan dengan sering berinteraksi dengan masyarakat, mahasiswa akan memahami dan dapat memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Dengan demikian maka kompetensi mahasiswa sudah teruji dan siap berkomptisi ketika harus mencari maupun menciptakan pekerjaan sendiri nantinya setelah lulus,” demikian kalimat penutup dari Ida.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Nurul Humaidah, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Peternakan, Universitas Islam Malang (UNISMA)

Hotline Saran & Keluhan !