MALANG – Pandemi covid-19 yang belum berakhir  memunculkan era Kenormalan baru. Hal ini menimbulkan perubahan perilaku baik dibidang akademik maupun Penelitian. Hal inilah tidak menyurutkan  Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Malang untuk menggelar webinar Workshop Metodologi Penelitian Bisnis, Selasa (10/11/2020).

Webinar yang mengangkat tema: “Riset Untuk Meningkatkan Skill Capability Sebagai Peneliti Era Revolusi Industri 4.0” itu dihadiri lebih 1.000 peserta baik offline maupun online.

Acara ini mengundang pakar riset Internasional Dr. Muhammad Fachruddin Arrozi, SE., M.Si., Ak. merupakan seorang peneliti yang mendapatkan penghargaan  World Championship 2019 in Accounting  Investment Decision Research serta menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Esa Unggul Jakarta.

Dalam sambutannya, Dekan FEB Unisma, Nur Diana, SE., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dan penting guna mendukung program pemerintah yang terkait dengan kreatifitas mahasiswa.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting, selain di FEB sendiri ada mata kuliah metodologi penelitan, termasuk juga mendukung juga beberapa program-program pemerintah yang terkait dengan program kreatifitas mahasiswa melalui PKM,” jelas Diana dalam sambutannya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Diana juga menjelaskan bahwa syarat mutlak untuk menjadi sarjana, seorang mahasiswa harus membuat karya tulis atau tugas akhir. Harapan Diana dengan adanya workshop ini, mahasiswa dapat menghasilkan riset yang berbasis outcome.

Dekan FEB Unisma 3Foto bersama Pimpinan dan Mahasiswa FEB Unisma Malang bersama Narasumber usai kegiatan webinar.

“Karya ilmiah harus dipublikasikan baik di jurnal atau dipresentasikan secara oral baik Nasional maupun Internasional dan salah satunya harus membuat luaran karya inovasi yang di HAKI-kan,” kata dia.

Selain itu, Diana berharap dari kegiatan ini peserta dapat memperoleh informasi agar riset yang dihasilkan oleh mahasiswa dapat membentuk luaran inovasi.

“Untuk itulah Anda mungkin bisa menggali info-info apa dari pengalaman beliau supaya Anda mendapatkan value atau ilmu yang bermanfaat dalam menghasilkan penelitian atau luaran inovasi yang berkualitas,” kata Diana.  

Sementara itu, dalam pemaparannya Fachruddin menyampaikan bahwa penelitian itu berawal dari problem yang menarik dan sesuai dengan ilmu yang dikuasai oleh peneliti serta sesuai dengan isu terkini.

“Isu terkini yaitu pandemi covid dan RI 4.0, posisi Anda dengan ilmu Anda itu untuk mengembangkan diri ada dimana? Bisa tidak RI 4.0 dan pandemi covid masuk?” jelas Fachruddin.

Fachruddin juga menyampaikan beberapa isu untuk dijadikan riset terkait RI 4.0 – covid 19 antara lain standarisasi, pemodelan, jaringan komunikasi, safety dan security sumber daya manusia, hukum, efisiensi sumber daya, teknologi CPS, smart factory, bisnis, desain kerja, services, manajemen dan organisasi serta rekayasa produk end to end.

Adapun isu riset terkait dampak covid dapat melihat bisnis yang terkena dampak pandemi covid, antara lain bisnis yang stabil yaitu sektor pendidikan, bisnis yang menurun yaitu hotel dan angkutan umum, serta bisnis yang berkembang yaitu bisnis online dan kesehatan.

Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajamen Mohammad Syahrul Syahroni berharap kegiatan workshop metodologi penelitian yang digelar secara tahunan merupakan agenda rutin agra dapat menjawab kegalauan teman teman mahasiswa dalam memperoleh kompetensi bidang penelitian.

Kegiatan penelitian harus dapat dilaksanakan oleh mahasiwa dengan baik agar menghasilkan luaran yang berkontribusi pada kinerja program studi  Manajemen maupun Unisma Malang(*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

sumber : https://www.timesindonesia.co.id/read/news/308850/feb-unisma-malang-gelar-workshop-riset-dan-inovasi-mahasiswa-era-revolusi-industri-40-

Hotline Saran & Keluhan !