Halal industri saat ini menjadi salah satu hal yang mendukung dalam pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs). Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menjadi  kampus yang juga turut peduli akan hal tersebut.

Sebagai langkah nyata dalam mendorong halal industri, FEB Unisma menyelenggarakan seminar nasional Peran Halal Industri dalam Mendukung Pencapaian SDGs, Kamis, (15/13/2022).  Acara tersebut berlangsung di Hall Gusdur Unsima dengan menghadirkan dua pembicra, yaitu Dr Hj Marissa Haque Fawzi SH MHum sebagai Duta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi.

Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi menjelaskan, berkembangnya halal industri bukan sekadar status yang melekat pada produk dan jasa. Lebih dari itu, hal tersebut juga meresap pada pola hidup masyarakat.

Indonesia sendiri merupakan negara berpenduduk mayoritas Islam. Di sini, masyarakatnya tidak hanya menjadi konsumen produk halal, tapi menjadi produsen. Halal industri menjadi sebuah hal yang saat ini bersifat universal dan manfaatnya banyak dirasakan masyarakat.

“Kami berharap menggerakkan masyarakat Indonesia untuk dapat berperan dalam industri produk halal sehingga dapat mendorong dan meningkatkan SDGs,” jelasnya.

Selaras dengan itu, FEB Unisma saat ini telah memiliki Pusat Riset Halal Industri. Bukan hanya itu, bidang keilmuan atau program studi yang konsen dalam bidang industri halal juga tersedia. Seperti halnya program studi Islamic banking. 

Lebih lanjut, FEB Unisma menjelaskan, halal industri diharapkan dapat tertanam dalam menjadi sebuah kebiasaan atau gaya hidup masyarakat. Sehingga, hal ini bukan hanya semboyan atau atribut pelengkap, namun juga benar-benar terimplementasi dan tertanam dalam pola kehidupan sehari-hari.

Pihaknya mencontohkan, dalam hal menabung, mahasiswa Unisma telah diajarkan untuk memperhatikan dan memilih bank yang sesuai dengan syariat atau halal. Selain itu, gaya dalam berbusana, makanan dan minuman yang dikonsumsi juga terus didengungkan untuk selalu memperhatikan kehalalan.

“Melalui seminar ini, kami ingin memberikan wawasan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat muslim tentang pentingnya produk halal. Sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup,” jelasnya.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menambahkan,  kegiatan seminar halal industri ini menjadi sebuah kegiatan yang sangat bermanfaat dalam mengembangkan halal industri. 

Ke depan, halal industri menjadi sebuah peluang yang dapat mendorong peningkatan pendapatan negara. Peluang ini sangatlah besar. Sebab, di luar negeri, hal ini juga sudah menjadi bidikan dan manfaatnya benar-benar disadari.

Berbagai sektor saat ini telah menerapkan halal industri. Bukan hanya pada sektor makanan dan minuman, halal industri juga telah pada sektor kecantikan, kosmetik, industri kesehatan dan yang lainnya.

Unisma sendiri telah berkontribusi dalam mendukung halal industri melalui Halal Center yang dimiliki. Ratusan sertifikat halal telah diterbitkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bekerja sama dengan Halal Center Unisma untuk melakukan pendampingan.

“Halal industri merupakan peluang besar di dalam pengembangan ekonomi ke depan. Di luar negeri, Brazil sudah memulainya. Peran Unisma dalam hal tersebut dengan membangun mindset civitas akademika,” jelasnya.

Sementara itu, Dr Hj Marissa Haque Fawzi SH MHum dalam paparan materinya menjelaskan secar detail terkait halal industri dengan berbagai contoh kasus. Usai pemaparan materi, pihaknya juga melakukan tanya jawab dengan para peserta terkait halal industri.

sumber : https://jatimtimes.com/

Hotline Saran & Keluhan !