Dua tim Penddidikan Matematika Unisma Malang berhasil lolos KBIM (Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa) 2020. Mereka adalah Okta Pita Dian Sari, Eka Faradina, Hermawati, Diah Lopika Anggrayani, Nova Widia Ningsih dan Lutfa Arini Isnaini Putri

Mereka membuat terobosan unik, yakni Dyscalculia Detection Card yang di claim mambu sebagai alat deteksi awal adanya gangguan berhitung (Dyscalculia) pada anak-anak. Produk ini belum ada di pasaran, bahkan Dyscalculia pun belum begitu familiar di telinga masyarakat. “Alhamdulillah 6bulan berjalan dan tanggapan masyarakat sangat antusias, kedepannya kami akan mengurus HAKI dan memproduksi dalam jumlah lebih banyak,” ujar Okta Pita Dian Sari, ketua kelompok.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Tak kalah dengan Okta, Didik Prastiyo, mahasiswa prodi pendidikan matematika yang juga pemilik usaha seni topeng malangan berhasil membawa timnya lolos dalam KIBM 2020. Bersama rekan-rekannya, Anita Candra Dewi, Muhammad Zuhuuron Firdaus Sumaji, dan Uchi Fatmawati, Didik merintis bisnis topeng malangan yang tidak banyak diminati oleh generasi muda pada umumnya.

“Kedepannya, kami juga ingin mengembangkan sanggar seni, jadi masyarakat bisa datang ke sanggar kami untuk membuat topeng malangan atau belajar menari topeng malangan, kalau tidak kita sendiri warga Malang yang peduli dengan budaya kota ini, siapa lagi?” kata Didik.

Dr. Surya Sari Faradiba, S.Si., M.Pd. selaku pembimbing tim KIBM menuturkan bahwa Prodi Pendidikan Matematika memiliki program khusus edupreneur untuk memfasilitasi mahasiswa yang memiliki passion di dunia wirausaha. Melalui program ini, mahasiswa dibekali dasar-dasar teori kewirausahaan, business planbusiness model canvas, dan menyusun laporan keuangan.

“Prodi Pendidikan Matematika tidak hanya mencetak guru proffesional, salah satu profil lulusan kami juga sebagai edupreneur, dengan lolosnya dua tim kami di ajang KIBM 2020 semoga memperkuat jaringan wirausaha mahasiswa nantinya,” ujar dosen yang akrab disapa Bu Fara. 

Prestasi dari dua tim prodi S1 Pendidikan Matematika Unisma Malang ini membuktikan kuliah di jurusan pendidikan matematika tak hanya belajar rumus-rumus matematika. KIMB tersebut bertujuan untuk mendorong terciptanya wirausawan yang kreatif dan inovatif di era Revolusi Industri 4.0, serta membangun soft skill mahasiswa dengan baik. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sumber : https://www.timesindonesia.co.id/read/news/306860/hebat-2-tim-pendidikan-matematika-unisma-malang-lolos-kibm-2020

Hotline Saran & Keluhan !