Universitas Islam Malang (Unisma) akan segera melakukan pemilihan rektor untuk periode 2022-2026. Ada dua calon yang telah ditetapkan oleh Tim PBCR (Penetapan Bakal Calon Rektor). Pertama adalah dosen Fakultas Agama Islam, Maskuri, dan Kedua, dosen Fakultas Pertanian Nurhidayati.

Visi dari Prof Masykuri yaitu menjadikan Kampus Universitas Islam Malang sebagai Smart Entrepreneur University, Unggul Bertaraf Internasional di Bidang Tri Dharma dengan Pengelolaan yang Profesional dan Akuntabel berlandaskan Ideologi Islam Aswaja dengan Kultur ke-NU-an yang mengakar Kuat.

Sementara untuk misinya terdiri dari lima poin yang disampaikan saat pelaksanaan rapat terbuka senat universitas Rabu (09/11/2022).

Pertama, kata Maskuri, melejitkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menuju Universitas unggul berbasis entrepreneur bertaraf internasional.

“Kedua, memperkuat jati diri Unisma sebagai lembaga kaderisasi calon pemimpin masa depan, berkarakter, berlandaskan ideologi Islam Aswaja dan kultur ke-NU-an yang mengakar kuat. Ketiga, mengembangkan akuntabilitas manajemen Unisma berbasis digital untuk pelayanan dan pencitraan publik (Good University Governance) serta tata kelola yang baik dan menyenangkan,” paparnya.

Keempat yaitu merawat dan mengembangkan jejaring pada skala nasional dan internasional untuk lompatan menuju perubahan mutu pendidikan yang berdaya saing dan bermartabat. Dia memiliki satu jargon yang berbunyi “Tri Dharma Berbasis Entrepreneur Menjulang Tinggi dengan Spirit Ideologi Islam Aswaja dan Kultur Ke-NU-an yang Mengakar Kuat,” terang Prof Maskuri saat menyampaikan visi misi.

Sementara itu Nurhidayati, calon kedua Rektor Unisma periode 2022-2026 memiliki visi menjadikan Unisma sebagai Universitas Bereputasi Internasional Bermartabat dan berlandaskan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Ada lima misi yang diusung untuk mewujudkan visi tersebut. Pertama,melaksanakan pendidikan berkualitas. Kedua, melaksanakan penelitian inovatif dan publikasi global.

“Ketiga, melaksanakan pengabdian pada masyarakat untuk memecahkan masalah dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa Indonesia. Keempat, menerapkan tata kelola World Class University. Dan kelima, melaksanakan Kerjasama nasional-internasional yang terimplementasi dengan baik,” jelas Prof Nurhidayati di depan audien.

Ketua Tim PCBR, Ali Ashari, berharap pada keduanya agar siapapun yang terpilih untuk saling merangkul. “Siapapun nanti yang terpilih maupun tidak tentunya akan tetap ber unisma. Jadi bagian dari pengembangan Unisma ke depan,” kata pengurus yayasan bagian Ketua Bidang Keagamaan dan Pengembangan Sumber Daya itu.

Dia berharap pimpinan ke depan , pasti pemimpin yang berwawasan global. “Kita sudah masuk ke World Class University, tentu dengan seluruh ke tahapannya , Unisma akan segera terakreditasi secara internasional dengan pimpinan yang baru,” tutupnya. 

sumber : https://beritajatim.com/

Hotline Saran & Keluhan !