MALANG – Sebagai kampus terbaik di Nahdlatul Ulama (NU), Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar webinar bertajuk “Sosok Ideal Pemimpin NU Menjelang Satu Abad”, Sabtu (16/10/2021).

Berlangsung hybrid, kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Santri ini juga dihadiri para akademisi NU nasional maupun internasional, lintas agama dan lintas profesi baik secara luring dengan protokol kesehatan ketat maupun disiarkan live melalui Youtube Humas Unisma Official.

Adapun menjadi narasumber yakni Rektor Unisma Prof Maskuri MSi; Pengasuh Ponpes Ora Aji Sleman Yogyakarta, KH Miftah Maulana Habibburahman (Gus Miftah) ; Pastor Romo Antonious Benny Susetyo; perwakilan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Lik Arifin Mansurnoor BG SPS; dan dari Monas University Nadirsyah Hosen (Gus Nadir).Menurut Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi, sebagai kampus yang mengusung tagline dari NU untuk Indonesia dan peradaban dunia, Unisma ingin turut berkontribusi terhadap kriteria kepemimpinan NU di usia yang menjelang satu abad tersebut.

“Dalam hal ini kira-kira kurang 4 tahun menjelang satu abad NU, maka kami ingin berkontribusi besar terhadap keberlangsungan kepemimpinan NU tanpa harus menyebut nama. Tapi lebih pada memberikan sebuah kriteria  pemimpin NU menjelaang satu abad ini,” ujarnya

Mengingat NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia dan telah melewati sejarah panjang. Hal ini menjadikan NU kian dewasa dan pemikiran besarnya mewarnai kehidupan nasional maupun internasional.Oleh karenanya, lanjut Maskuri, kriteria kepemimpinan ideal dalam NU haruslah yang mampu menjadi lokomotif perubahan baik nasional maupun internasional. Baik dalam bidang keagamaan, sosial, budaya, ekonomi maupun kesehatan.

“Disinilah dibutuhkan pemimpin yang matang, membangun harmoniasi, memiliki dedikasi, moralitas yang bagus, dan memiliki akseptabilitas di tengah masyarakat sekaligus jejaring yang luas baik tingkat nasional maupun internasiona,” bebernya.

Selain itu, Wakil Rektor 3 Unisma Dr Ir H Badat Muwakhid MP menambahkan jika calon pemimpin NU diharapkan dapat mengangkat sekaligus mengarusutamakan sektor pendidikan sebagai media pengembangan NU.

“Saya harap pemimpin kita ke depan sosok orang yang bisa berpikir bagaimana mengangkat pendidikan sebagai agen pengembangan jam’iyah NU. Itu penting ya majunya jam’iyah NU yang didukung oleh kader berpendidikan,” jelasnya.Lebih jauh, Gus Miftah menegaskan setidaknya ada 4 hal yang menjadi kriteria kepemimpinan NU ke depan. Pertama, harus memiliki aspek manajerial dan leadership yang bagus. Kedua, dikenal memiliki jaringan yang luas di berbagai bidang bukan hanya bidang agama.Ketiga, memiliki visi yang jelas dan relevan terhadap permasalahan umat serta strategi dan program implementasi yang mendukung.

Keempat, harus melek teknologi, adaptif terhadap perubahan jaman dan bisa masuk ke lingkaran milenial.”Karena hari ini anak milenial paling banyak pasarnya dan potensinya paling tinggi. Ke depan siapapun yang terpilih lebih fokus dan memperhatiakn kalangan milenial ini,” pungkasnya.

sumber : https://kumparan.com/tugumalang/unisma-malang-webinar-bersama-gus-miftah-kupas-kriteria-calon-pemimpin-nu-1wjT9SToKvM

Hotline Saran & Keluhan !