Guna melakukan peningkatan indeks literasi masyarakat, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang, dan Universitas Islam Malang (Unisma). Untuk menandai itu, Senin (28/12), di Gedung Bundar Unisma dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Unisma dengan Perpusnas RI dan Pemprov Jawa Timur.

Selain menandatangani MoU, diselenggarakan pula webinar dengan tema “Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju”. Acara ini disiarkan langsung di akun resmi YouTube Unisma.

“Literasi adalah kedalaman pengetahuan seseorang. Dimana kami telah mengkaji ada empat tingkatan indeks literasi,” terang Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammmad Syarif Bando.

Empat tingkatan itu, lanjut Syarif, antara lain kemampuan mengumpulkan sumber bahan bacaan, kemampuan memahami apa yang tersirat dari yang tersurat. Kemudian, kemampuan mengemukakan ide atau gagasan baru, teori baru, dan kreativitas, serta inovasi baru. Terakhir, adalah kemampuan menciptakan barang atau jasa bermutu yang bisa dipakai dalam kompetisi global.

Demi menyesuaikan perkembangan zaman, Perpusnas RI mengusulkan formula transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. “Artinya, cara pandang kita terhadap perpustakaan bukan lagi deretan buku-buku, melainkan bagaimana ilmu yang ada di sana dikorelasikan dengan semua orang kompeten,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi meyakini dengan adanya kerja sama atau sinergi dalam gerakan literasi, akan memicu munculnya SDM yang unggul.

“Kami suguhkan dan kami dedikasikan, Perpustakaan Unisma telah bersolek memberikan satu media yang sangat menyenangkan karena bermodel eduwisata. Niat kami, Perpustakaan Unisma menjadi jantung perkembangan universitas ini,” papar Maskuri.

Selain itu, tak hanya di kalangan mahasiswa, Unisma pun berencana menggiatkan literasi di desa-desa Malang Raya. “Kami membangun satu gerakan-gerakan literasi di kampung-kampung. Jadi sekarang ada rumah-rumah literasi, seperti di Jabung dan beberapa wilayah lainnya di Malang Raya,” kata Maskuri.

Selain Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi dan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammmad Syarif Bando, hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Malang Sutiaji, dan pegiat literasi Djoko Saryono.

sumber : https://radarmalang.jawapos.com/malang-raya/kota-malang/28/12/2020/tingkatkan-indeks-literasi-unisma-teken-kontrak-dengan-perpusnas-ri/

Hotline Saran & Keluhan !