Universitas Islam Malang (Unisma) bakal menggelar wisuda offline perdana di masa pandemi di kampus, Sabtu-Minggu (21-22/11). Kegiatan yang bakal diikuti 733 wisudawan ini menerapkan protap kesehatan dengan ketat.

Wakil Rektor I Unisma Prof Drs H Junaidi MPd PhD menyampaikan, semua mahasiswa yang mengikuti wisuda harus melakukan rapid test. Dimana bukti rapid test ini harus diserahkan ke kampus maksimal H-5 pelaksanaan wisuda.

“Pendamping wisudawan hanya satu orang. Hari biasa bisa dua orang,” kata Junaidi, Kamis (19/11).

Tak hanya itu, Junaidi melanjutkan, kapasitas gedung untuk wisuda di hari normal bisa mencapai 7.000 orang. Namun, dalam wisuda nanti tidak sampai seperempatnya kapasitas gedung tersebut. “Kami juga bagi dua, Sabtu dan Minggu. Ini juga dalam rangka jaga protap kesehatan,” jelas dia.

Gedung Unisma saat difoto dari depan kampus. (Humas Unisma for Radar Malang)

Dia mengatakan, rangkaian acara wisuda nanti juga bakal lebih ringkas dibandingkan wisuda sebelumnya. Sehingga, acara wisuda bisa selesai lebih cepat dibandingkan sebelumnya. “Saran dari tim kesehatan nggak boleh lebih 200 menit (sekitar tiga jam),” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa 733 wisudawan ini merupakan mahasiswa yang lulus periode semester ganjil 2019/2020 lalu. Dimana mereka ini semestinya wisuda pada bulan April lalu. “Tapi pada pertengahan Maret pandemi, sehingga, semua kegiatan tatap muka dihentikan, termasuk wisuda,” terang dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

sumber : https://radarmalang.jawapos.com/pendidikan/19/11/2020/diikuti-733-wisudawan-unisma-siap-gelar-wisuda-offline-perdana/

Hotline Saran & Keluhan !