Pengobatan Alternatif Bioenergi Jalan Pengabdian Alumni Unisma Malang untuk Masyarakat

MALANG – Alumni Unisma Malang, Eko WIdodo, S.A.P mengembangkan pengobatan alternatif bioenergi. Saat ini mahasiswa angtakan 1998 itu membuka praktik Gtumo Bioenergi yang bergerak dibidang pelatihan bioenergi dan juga penyembuhan berbagai penyakit medis maupun non medis.

Setiap hari ia melayani pasien dengan ragam keluhan di kliniknya di Jalan Kendalisodo 21M karangpandan-Pakisaji-Kabupaten Malang.

Eko mengatakan dirinya membuka praktik bioenergi ini untuk membantu orang. Karena ia berkeyakinan semua penyakit ada obatnya.

“Saya sendiri maupun keluarga saya sudah merasakan manfaat dari terapi pengobatan denga bioenergi ini, akhirnya saya tertarik untuk membuka balai pengobatan untuk umum,” ungkap Eko.

Lebih lanjut Eko menjelaskan pengobatan alternatif bioenergi itu adalah seluruh energi yang dihasilkan oleh tubuh, bahkan berdasarkan penelitian yang kami lakukan seluruh bagian tubuh memiliki energi khusus.

“Bioenergi di dalam tubuh ada bermacam-macam diantaranya adalah Biosyaraf atau biasa dikenal dengan reiki yang bekerja disistem syaraf. Kemudian ada Bioreproduksi atau kundalini adalah bioenergi yg berasal dari Sel yang ada ditulang ekor yang merupakan sel pembentuk saat kita baru mengalami pembuahan di dalam rahim, sel ini yang bertugas membentuk seluruh organ di dalam tubuh,” paparnya.

Ia menambahkan fungsi energi dari sel ini adalah untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan organ dan tulang, juga untuk proteksi dari serangan-serangan energi ketika sudah dibangkitkan energinya.

Pengobatan Alternatif Bioenergi Jalan Pengabdian Alumni Unisma Malang untuk Masyarakat

Bioperedaran darah adalah energi yang bekerja di dalam darah, biasanya untuk penyembuhan masalah-masalah yang berkaitan dengan darah seperti pembersihan pembuluh darah dari kolesterol dan plak-plak, pembersihan infeksi, mikroba dan lain sebagainya.

Selanjutnya adalah Bioelektrik, bioelektrik merupakan energi yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar tubuh, yang berfungsi untuk memperbaiki kelenjar. “Setiap manusia secara alami memiliki listrik didalam tubuh meski masih sangat kecil, namun jika dilatih eneginya akan semakin besar,” jelas Eko Widodo.

Masih menurut Eko, pengobatan bioenergi ini aman untuk digunakan untuk penyembuhan pada siapapun, pada wanita hamil sekalipun, biasanya wanita hamil juga takut minum obat saat sakit. “Bahkan secara khusus ada yang minta bantuan terapi pada kami, untuk mempercepat proses melahirkan secara normal, menangani bayi sungsang sampai ari-ari menutupi jalan lahir” terang Eko.

“Aman, klien saya juga ada yang bayi kok, biasanya orang tuanya kawatir jika anaknya yang masih bayi harus minum banyak obat saat sakit, dengan terapi bioenergi ini bisa membantu mengatasi sakit pada bayi tersebut. Pengobatannya tanpa disentuh, energi kita kirim tanpa melakukan sentuhan sehingga aman buat klien yg berbeda jenis kelamin sekalipun,” ungkap Eko, saat ditanya aman tidaknya untuk anak kecil.

Eko Widodo, S.A.P yang semasa kuliah di Unisma Malang adalah seorang aktifis, yang tercatat sebagai anggota UKM Pagar Nusa, UKM Paduan Suara Bunga Almamater, DPM serta organisasi pergerakan mahasiswa.

Hotline Saran & Keluhan !