Tanamkan Adab di Atas Ilmu, Unisma Gembleng Ribuan Mahasiswa Baru Lewat Halaqoh Diniyah

Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar kegiatan Halaqoh Diniyah di Gedung Bundar Unisma pada Kamis (1/10/2026). Acara ini menjadi pembekalan penting bagi ribuan mahasiswa baru angkatan 2026.

​Kegiatan ini secara resmi dibuka langsung oleh Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D., yang ditandai dengan prosesi pemukulan gong.
​Halaqoh Diniyah merupakan agenda wajib lanjutan bagi mahasiswa baru setelah menyelesaikan rangkaian Orientasi Kehidupan Kampus (Oshika). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu mendatang.

​Dalam sambutannya, Rektor Unisma menegaskan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa selama menempuh studi di Unisma. Ada tiga pilar utama yang terus ditanamkan kepada para mahasiswa.

​”Dalam pendidikan di Unisma ini, kita menekankan pada pengembangan tiga karakter utama. Yaitu karakter keislaman atau religiusitas, karakter keilmuan atau kecendekiaan, dan karakter kebangsaan atau keindonesiaan,” ujar Prof. Junaidi.

​Prof. Junaidi menjabarkan alasan mendasar mengapa nilai religiusitas diletakkan sebagai prioritas tertinggi di Unisma. Menurutnya, fondasi moral dan perilaku jauh lebih utama sebelum seseorang menguasai ilmu pengetahuan.

​”Mengapa karakter religiusitas dan keislaman itu menjadi prioritas utama? Karena wujud dari karakter keislaman itu ada pada adab kita. Adab ada di atas ilmu,” tegasnya.

​Melalui Halaqoh Diniyah, mahasiswa baru dibekali berbagai materi penguatan etika dasar kehidupan bermasyarakat dan beragama. Materi mencakup etika berkomunikasi dengan Allah SWT melalui ibadah sholat, penanaman rasa cinta kepada Rasulullah SAW melalui selawat, serta etika menjaga silaturrahim antar sesama.

​”Kegiatan Halaqoh Diniyah ini dalam rangka memantapkan pondasi pengembangan karakter religiusitas kita. Penguatan-penguatan itu akan kita letakkan dasar-dasar pondasinya dalam tiga hari ke depan,” tambah Prof. Junaidi.

​Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan yayasan, jajaran wakil rektor, para dekan, kepala biro, serta panitia dari Lembaga Pengkajian dan Implementasi Keislaman (LPIK) Unisma di bawah pimpinan Dr. Imam Syafi’i.
​Suasana semakin semarak dengan kehadiran tokoh ulama K.H. Abdullah Syam bersama duet komedian ikonik, Cak Suro dan Cak Dermo, yang membawakan sajian bernuansa Jagong Maton.

​Rektor berharap seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini secara maksimal hingga penutupan pada Sabtu sore, sebelum melanjutkan rangkaian pembinaan berikutnya melalui program Master Maba Unisma.

sumber : ideajatim