MALANG – Pesantren eksekutif atau Pondok Ramadan identik dengan kegiatan yang kental dengan nuansa religius. Namun, tidak demikian dengan pesantren eksekutif yang dilakukan oleh Takmir Masjid Ainul Yaqin Unisma Malangini.

Karena disamping mengadakan kegiatan keislaman yang berwawasan aswaja anahdliyyah, kini Remaja Masjid Ainul Yaqin pun juga menggelar perlombaan meliputi lomba baca kitab, sajak religi “puisi islami nasional”, dan Musbaqoh tilawatil qur’an (MTQ) yang targetnya jenjang SLTA/ MA Se-Indonesia.

Pesantren eksekutif ini diadakan bertujuan untuk menyambut bulan suci ramadhan 1442 H, dan memanfaatkan serta meramaikan dengan cara dilakukannya pesantren eksekutif ini. Tentu hal tersebut dapat menyebarluaskan paham islam ahlussunnah waljama’ah an-nahdliyyah.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, M. Si yang dilaksanakan 6 hari, masing-masing gelombangnya, terhitung mulai setelah Dhuhur sampai setelah shalat tarawih selama bulan suci ramadhan di Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang.

Acara pesantren eksekutif ini di kemas dengan kelas ramadhan eksekutif bagi usia SD dan SMP serta buka puasa bersama.

“Kegiatan pesantren eksekutif ini dibuka untuk umum, tidak Unisma saja. Dikarena juga sesuai fungsi pusat peradaban dan pendidikan, menjadi refrensi kami untuk sekaligus dapat di implementasikan ke dalam pesantren eksekutif ini,” kata Tedy Winarno selaku ketua pelaksana, Selasa (27/4/21).

Sementara itu, Kukuh Santoso Ketua Takmir Masjid Ainul Yaqin Unisma Malang mengatakan karena dalam kondisi pandemi ini banyak sekolah yang belum siap untuk melaksanakan proses pembelajaran mengajar. “Maka solusinya pesantren eksekutif ini untuk menyempurnakan pembelajaran agama yang selama ini belum sempat dirasakan oleh adik-adik kita,” tutur Kukuh.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Ada 21 program dalam 1 bulan, diantara salahsatu pesantren eksekutif atau Pondok Ramadan.

Harapannya adalah pertama, adik-adik bisa mengamalkan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari, kedua, bisa meningkatkan kepahaman terkait dengan ajaran islam secara kaffah melatih dan membiasakan membaca al-qur’an serta memahami pemahaman fiqih baik fiqih shalat, puasa, ibadah. Tuturnya  

Tahun pertama pesantren eksekutif ini diselenggarakan sekolah-sekolah yang menginginkan diadakannya pesantren ramadhan.  

Tedy dari pesantren eksekutif Masjid Ainul Yaqin Unisma Malang, mengatakan sangat bahagia. “Tentu dari kegiatan pesantren yang dilaksanakan pertama kali ini sangat mendapatkan antusias dari peserta yang luarbiasa,” kata dia. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Ikbar Zakariya, Fakultas Agama Islam (FAI, Universitas Islam Malang (Unisma)

Hotline Saran & Keluhan !