REKTOR : JANGAN MUDAH TERHASUT HOAX

REKTOR : JANGAN MUDAH TERHASUT HOAX

Bulan suci Ramadan tahun ini dirasa sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya, lantaran terjadi sejumlah gejolak peristiwa dibeberapa wilayah di Indonesia pasca pelaksanaan pemilu Presiden. Hal tersebut membuat situasi Indonesia secara keseluruhan menjadi kurang stabil.

Pada momen buka puasa bersama ribuan Civitas Akademika di gedung bundar Unisma, Jumat (24/5), Rektor Unisma Prof. Dr. Maskuri, M.Si mengimbau semua kalangan untuk lebih kedepankan harmoni. Bulan suci Ramadan harus dimanfaatkan dengan melakukan kebaikan sehingga dapat timbulkan kedamaian.

“Mudah-mudahan kita selalu diberikan kekuatan untuk beribadah dan senantiasa berbuat baik pada bulan Ramadan,sehingga makin memunculkan keharmoni di tengah masyarakat”. ungkap Prof Maskuri dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Rektor Unisma juga meminta pada semua kalangan untuk tidak mudah terhasut pada berita hoax yang menyesatkan dan menggiring pada opini yang menguntungkan kelompok tertentu. Selain itu ia sampaikan, bahwa terdapat pihak yang nampaknya ingin membenturkan satu dengan yang lainnya sehingga terjadi gejolak di berbagai wilayah.

“Saya harap semua pihak tak mudah terhasut dengan berita hoax yang disebarkan oleh kelompok tak bertanggung jawab, cenderung memprovokasi, serta tidak senang dengan kedamaian di Indonesia,” sambungnya.

Sementara itu, ia juga mengimbau para mahasiswa di Unisma tak terlibat dalam gerakan-gerakan yang dinilai tak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia secara umum. Lebih baik para mahasiswa fokus pada kegiatan akademik dan non akademik yang dapat meningkatkan kualitas diri.

“Para mahasiswa ada baiknya untuk tidak bergabung pada gerakan-gerakan yang kurang bermanfaat, jauh lebih baik mereka fokus pada pengembangan bidang akademik dan non akademiknya,” lanjutnya

Paparan tersebut didengarkan dengan seksama oleh segenap civitas akademika yang hadir Pada kesempatan buka bersama dan santunan kepada setidaknya 38 anak yatim dan piatu. Kemudian, Unisma juga berikan bantuan pada sejumlah Masjid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *